Pada hari sabtu sore, (1-2-2014). Ketika hujan turun
cukup deras dan saya tiba di daweil dengan jaket dan celana basah bertemu
dengan kawan dari klub buku lampung yang kebetulan pada saat itu sedang di
wawancarai oleh salah satu warta dari Koran Radar Lampung, pertanyaan silih
berganti di tanyakan oleh warta tersebut, dan mereka menjawabnya dari
pertanyaan visi misi pembuatan klub buku lampung hingga kedepan harapanya untuk
masyarakat lampung seperti apa, yang sangat antusias dalam menjawab hingga
sering menanykan pertanyaan selanjutnya yakni (Bidadari) aka Nina seorang
mahasiswi kuliah di STKIP jurusan fkip.
Klub buku lampung juga berisi orang-orang yang
cakep-cakep plus keren-keren jauh dari kata kutu buku dan kacamata tebal hal
itu yang menjadi inovasi tersendiri untuk mengubah suatu pandangan masyarakat
tentang sebuah klub yang menaungi tentang buku.
Minat masyarakat lampung cukup rendah, saya akui hal
tersebut karna bisa kita lihat sendiri seperti perpustakaan atau took buku sepi
kecuali gramedia di bagian komik, saya salah satu pecinta komik manga jepan dan
merelakan waktu tidur hanya untuk membaca komik namun setelah saya mengikrarkan
untuk terjun dan bergabung di klub buku lampung minat baca serta motivasi dari
kawan-kawan klub b uku lampung membuat saya menjadi seorang yang baru dan
sangat menyukai buku dan lebih bisa menghargai waktu untuk membaca sebuah buku.
Nah, kawan-kawan
pembaca dengan
semakin mudahnya media untuk mendapatkan informasi bacaan maka sudah seharusnya
kita tingkatkan minat baca kita. Oleh karena itu
ada beberapa tips serta langkah awal agar bisa meningkatkan minat baca, yakni :
1. Tentukan
tujuan dalam membaca
pembaca yang
tahu betul akan tujuan ia membaca. Membaca bukanlah hanya aktivitas mata saja,
tapi melibatkan aktivitas pikiran dan hati. Jika seseorang membaca buku tanpa
tujuan maka apa yang dibacanya hanya akan sedikit saja memberikan manfaat.
2. Mulailah Membaca Sesuatu yang Kita
Disukai
Salah
satu kesalahan terbesar dari seseorang yang ingin mulai membiasakan diri untuk
membaca adalah image buku dan bacaan yang sebenarnya ia buat sendiri: berat dan
membosankan. Padahal banyak sekali jenis buku dengan karakteristik yang
beragam. Saya dulu memulainya dengan membaca cerita fiksi seperti cerpen dan
novel, berlanjut ke buku-buku praktis (yang pake kata kunci: cara, langkah,
tips, kiat, dll), lalu berlanjut lagi ke buku motivasi dan pengembangan diri,
hingga sekarang saya sudah mulai baca buku-buku politik dan sejarah. Satu hal
yang pasti: sesuaikanlah dengan minat anda. Agar niat untuk membaca tidak hanya
berasal dari pikiran, tetapi juga dari hati.
3. Menyisihkan waktu yang tepat dan
nyaman untuk Membaca
Bila
anggapan penting membaca itu sudah melekat, maka tidak semuanya yang baca
berhasil memindahkan semua informasi yang didapat dari bacaannya itu pada
memori otaknya, disebabkan momentum waktunya yang kurang tepat. Atau
seringkali malas baca disebabkan waktunya kurang tepat. Beragam orang yang
punya momentum baca yang tepat: ada yang suka membaca saat jam pelajaran kosong
saat sekolah, atau lagi istirahat di sekolah, ada juga yang nyaman membacanya
membaca saat perjalanan, beberapa saat sebelum tidur, dan saat di perpustakaan.
Pakailah waktu-waktu yang biasa kita habiskan untuk bengong dan menunggu dengan
membaca!
4. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu
Minat baca harus
dipicu dari diri kita untuk menumbuhkan rasa ingin tahu. Kita harus membuat
pertanyaan setiap hal yang ada di sekitar kita dan carilah jawabannya di buku.
Atau bisa juga melihat-lihat buku di toko atau perpustakaan dan cobalah
pertanyakan, “Apasih isi buku ini?” Biasanya rasa ingin tahu dan penasaran
sangat efektif untuk menggerakkan diri ini untuk melakukan sesuatu.
5. Minta Seseorang Merekomendasikan Buku
Ini
juga salah satu cari yang efektif nih untuk
lebih
‘memaksa’ diri ini untuk segera mulai membaca. Karena buku
yang direkomendasikan biasanya punya nilai lebih yang akan membuat kita lebih
semangat membacanya. Tanyakanlah pada teman, “Eh bro, lu punya buku yang bagus plus asik buat di baca gak?? Minjem dongse bro?? hehe :D
6. Membacalah Seperlunya Saja
Selagi
masih belajar membacalah seperlunya saja. Tak usah berlebihan. Keperluan orang
itu tergantung dari hasratnya masing-masing untuk memperoleh informasi. Makin
perlu anda terhadap informasi, maka sudah pasti kuantitas dan kualitas membaca
anda pun pasti akan makin banyak dan baik.
7. Mulailah Secara Bertahap
Banyak orang ketika menemukan semangat membaca pertama
kali, biasanya mereka ingin langsung membaca buku, ada juga yang langsung
mencari buku di toko buku, kemudian ia menyempatkan waktu yang banyak untuk
itu. Sampai-sampai mereka mengorbankan waktu-waktu yang lain hanya untuk
membaca buku, bagi mereka buku adalah hal yang sangat penting. Mulailah hal
yang dengan pelan-pelan dan jangan terburu-buru karena kalau tidak Sahabat akan
cepat merasa bosan.
8. Bersungguh-sungguhlah
Pernah
mendengar pepatah Arab yang berbunyi “Man Jadda Wajada” yang artinya siapa yang
bersungguh-sungguh akan berhasil. Dalam membaca pun di butuhkan kesungguhan.
Siapa orang yang bersungguh-sungguh dalam membaca, maka manfaat besar pun akan
diraih. Sekarang coba Sahabat tanyakan pada diri Sahabat sendiri, selama ini
sudahkah Sahabat bersungguh-sungguh dalam membaca?
9. Manfaatkan Sarana Yang Ada
Saat ini sudah mulai canggih
bila buku sulit di cari bisa dimulai dengan media elektronik seperti hp karna
di beberapa smartphone sudah memiliki fitur-fitur yang muktahir dan mempermudah
pemiliknya untuk mendapatkan informasi.
Semuga tips
serta pesan dari saya bisa tersampaikan dan membuat masyarakat bisa minat
membaca khususnya dimulai dari masyarakat Lampung :D
amin
Sumber: http://www.okisetianadewi.co.id/id/artikel/media-lain/576-8-cara-menumbuhkan-minat-membaca