Senin, 27 Januari 2014

Merangkai Kata Untuk Sebuah Mimpi



Setiap manusia pasti memiliki sebuah mimpi yang ingin di capainya. Namun, hanya segelintir orang saja yang berusaha dengan keras untuk mencapai mimpinya tersebut. Karna mungkin hambatan adalah tantangan yang sulit untuk dilewati, bila ingin berhasil seseorang harus bisa melewati tantangan tersebut dan menjadikan batu loncatan untuk meraih mimpinya.
Sabtu sore pada tanggal 25 agustus 2014 di cafĂ© Brown, dekat terminal rajabasa. Klub Buku Lampung mengadakan sebuah agenda bedah buku yakni buku ‘menulis dengan telinga’ yang menghadirkan bang Adian Saputra. Pada saat pertama mendengar buku berjudul seperti yang ada dibenak saya adalah menulis dengan cara menjepitkan pena di sela-sela daun telingan kemudian menuliskanya. Namun, hal itu salah besar karna buku menulis dengan telingan di maksudkan bahwa menulislah dengan memperbanyak informasi atau input, input yang baik maka akan menghasilkan output yang baik, begitu pula dengan input yang kurang baik maka hasilnya output pun kurang baik, ucap Bang Adian Saputra.
Pada acara bedah buku berjalan dengan baik penyampaian-penyampain materi oleh Bang Adian sangat mudah di fahami dengan baik oleh saya dan saya sangat senang pada hari itu dapat hadir mendengarkan materi oleh Bang Adian yang merupakan salah satu lulusan Fakultas Ekonomi universitas lampung tersebut.
Masih teringat di benak saya bang adian memaparkan beberapa penulis-penulis yang berjuang dari nol untuk berkarya dengan susah payah dan penuh kerja keras hingga berhasil sampai saat ini dari raditya dika, ka suhe dan penulis lainya dan termasuk bang adian menceritakan perjalanan masa lalunya dalam kiprah dunia kepenulisan dan hal inilah yang membuat saya termotivasi untuk menulis dan agar bisa rajin membaca agar kedepan saya bisa menjadi seorang penulis seperti Bang Adian Saputra.
Pada saat bedah buku di sesi akhir Bang Adian mengadakan sebuah Game yakni membuat artikel tentang kejadian pada hari sabtu tgl 25 januari 2014 tersebut, saya awalnya pesimis dengan bekal ilmu yang sedikit saya mencoba merangkai kata-katanya meski hanya diberi waktu sedikit daya mendapatkan dua lembar kertas note book dan alhamdulilah meski percaya atau tidak dari 27 peserta yang hadir keluar 2 (dua) orang pemenang yang di umumkan oleh Bang Adian dan salah satu pemenangnya yakni saya (yoga) dengan judul menulislah sebelum kematian datang. Saya merasa bingung seperti orang linglung, kemudian saya disalami oleh Bang Adian. Senang, gembira sekaligus bingung kok bisa di dalam hati saya berucap seorang pecinta hewan yang biasanya berkutat mengurusi peliharaanya dan jarang membaca apa lagi menulis dan tulisan saya jelek,bisa Menang.
Mulai saat itu saya memiliki sebuah mimpi, mungkin mimpi yang awalnya saya gak perkirakan dan semoga ini menjadi jalan dari ALLAH SWT yang melalui perantara bang Adian, SAYA INGIN MENULIS seperti Bang Adian Saputra.

saya mau minta maaf kepada Bang Adian bahwa yang sebenarnya saya hanya ingin konfirmasi bahwa judul saya bukan itu. mungkin Abang kurang bisa membaca tulisan saya, karna judul saya yang sebenarnya pada pembuatan artikel tersebut adalah, “menulislah sebelum kemalasan datang”. Kenapa saya menitik beratkan pada kemalasan? karna kemalasan, adalah penyakit yang sukar untuk dihilangkan. Terlebih lagi seperti pemula seperti saya ini oleh karna itu tips-tips abang sangat berguna karna saat ini saya sudah menginjak semester 8 (delapan) dan sedang menyusun skripsi dan akan gunakan dengan baik tips Bang Adian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar