di usia 50 tahun kota lampung seharusnya pemerintah lebih berbenah dan introspeksi karna banyak aset-aset yang bisa di jadikan cagar budaya malah dirusak dan tidak terawat dengan alasan dana perawatan yang cukup besar atau kurangnya bukti otentik mengenai cagar budaya tersebut, mungkin bila cagar budaya tersebut terawat bisa menjadi aset pariwisata yang menarik bagi wisatawan lokal atau mancanegara yang ingin meneliti tentang sejarah terbentuknya kota tapis berseri Lampung.
dengan adanya pengangkatan ke publik tentang sejarah rumah daswati diharapkan pemerintah mau atau rela menyisihkan dana APBD untuk membeli rumah daswati tersebut yang kini dimiliki perorangan dan isu yang beredar di masyarakat akan dialihfungsikan rumah tersebut menjadi sebuah ruko karna banyak anggaran yang terbuang anggaran negara dengan sia-sia hanya untuk belanja yang kurang begitu perlu jadi diharapkan pemerintah provinsi lampung bisa lebih peduli kepada sejarah.
dengan adanya anak muda di perkumpulan lampung heritage pemerintah lampung bisa tau tentang bakal atau asal usul terbentuknya provinsi lampung serta tau bagaimana sulitnya pejuang pada saat itu untuk membuat suatu kesatuan di bumi lampung yang kita cintai ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar